fbpx

Suplemen Anak Terbaik Agar Tetap Fit Di Musim Hujan

Gizidat
Suplemen Anak Terbaik

Musim hujan seperti sekarang memang membuat ketahanan tubuh menjadi yang utama. Pertanyaannya apakah ada suplemen anak yang bisa menghadirkan hal tersebut. Suplemen yang mampu memberikan rasa Fit bagi anak secara keseluruhan.

Banyak sekali memang pilihan yang ada di pasaran. Karena memang pasar untuk kesehatan anak memang cukup besar. Gizidat hadir untuk menjawab pilihan itu. Lalu kenapa harus Gizidat?

Gizidat memang tidak sempurna, akan tetapi kelahirannya mungkin bisa menjadi salah satu alternatif terapi herbal bagi anak sehat indonesia. Gizidat terabuat dari madu hutan. Kenapa harus madu hutan? Madu ini dipilih karena keunikan yang dimilikinya. Hanya Madu Hutan yang mengandung Probiotik Alami. Madu Ternakan tidak memiliki keistimewaan ini.

Riset Madu Sebagai Salah Satu Sumber Probiotik Alami

  1. Riset pernah dilakukan oleh sebuah lembaga bernama National Honey Board untuk meneliti madu sebagai salah satu sumber probiotik. Kemampuan madu memberikan manfaat probiotik telah diperiksa melalui media sel tikus. Penelitian ini mengungkapkan fakta bahwa Bifidobacteria (salah satu jenis bakteri yang sering ditemukan dalam usus) tumbuh lebih cepat pada usus tikus ketika tikus diberi makan madu. Di tahun 2016, sebuah artikel berjudul “Complementary and Alternative Medicine” juga menemukan bahwa pemberian madu pada tikus dapat meningkatkan tingkat bakteri baik pada usus tikus.
  2. Sementara riset yang dilakukan oleh Universitas Lund Swedia mengungkapkan bahwa madu mengandung 13 tipe bakteri baik. Kandungan 13 bakteri baik ini sama dengan kandungan pada minuman probiotik yang sering Bunda beli di supermarket. Oya Bunda, di setiap bunga yang menghasilkan madu pada bagian benang sarinya, bakteri baik berkumpul di dalam madu tersebut untuk melindungi lebah dari bakteri jahat dan jamur. Bakteri baik yang terdapat pada madu segar bermanfaat untuk memberi makan koloni lebah dalam jangka waktu yang lama. Bakteri dalam madu segar menghasilkan sejumlah zat aktif yang efektif membunuh bakteri yang menyebabkan infeksi.

Apa Manfaat Probiotik Untuk Tubuh?

1.Menambah kekebalan tubuh

Di dalam tubuh kita, kita terdapat sebuah sel yang bernama sel NK. Sel NK ini darah putih yang penting untuk kekebalan tubuh. Penelitian yang dipublikasian pada tahun 2007 dalam “The Journal of Nutrition” menunjukkan bahwa minuman probiotik yang dikonsumsi selama tiga minggu membuat peningkatan aktivitas sel NK meningkat pada subyek penelitian

2.Meningkatkan jumlah insulin dalam darah

Penelitian tahun 2011 pada “Journal of Applied Microbiology,” menunjukkan bahwa ada peningkatan resistensi insulin setelah tikus diberikan probiotik. Studi pada media tikus ini diharapkan dapat diaplikasikan pula pada manusia.

Nah Bunda, ratusan studi telah menyelidiki berbagai jenis kelompok Lactobacillus probiotik untuk menambah kekebalan tubuh, mencegah arthritis dan kerusakan kulit, kolesterol, kanker, diare, dan sembelit. Inilah kemudian yang menjadi alasan produsen mengembangkan minuman probiotik. Namun tentunya, bahan alami yang berasal dari alam tetap lebih baik dikonsumsi daripada produk olahan pabrik. Sehingga Bunda mesti lebih bijaksana dalam menyediakan sumber probiotik untuk Si Kecil.

Dengan kekebalan tubuh yang meningkat, maka kandungan lain dari Gizidat yaitu Temulawak akan dapat bekerja dengan baik. Kandungan Temulawak dalam madu anak Gizidat merupakan hasil penyulingan terbaik. Jadi tidak berupa serbuk akan tetapi sdh berbentuk cair. Jadi rasanya akan disukai anak karena manis madu hutan. Terkadang memang terasa sekali herbalnya. Tetapi inilah kunci yang membuat anak cepat lahap makan. Dan disetiap testimoni berbeda beda.

Testimoni Gizidat
Testimoni Gizidat

 

 

 

 

 

Anak Batuk Pilek

Anak Batuk Pilek

Seiring cepat berubahnya cuaca akhir-akhir ini, maka ketahanan tubuh anak jelas mengalami ancaman serius. Utamanya bagi anak yang tingkat ketahanan tubuhnya rendah. Penyakit yang kerap melanda anak-anak adalah batuk dan pilek.

Penyakit batuk pilek bisa disebabkan oleh dua hal, yaitu virus dan reaksi alergi. Jika penyebabnya adalah virus, maka penyakit ini bisa menular melalui udara atau kontak langsung dengan permukaan benda yang terkontaminasi virus. Batuk pilek yang merupakan reaksi alergi bisa muncul apabila anak terpapar zat yang bersifat alergen, seperti debu, udara dingin, serbuk bunga, dan lain-lain.

Gejala: Hidung tersumbat, mata berair, batuk, dan terkadang juga disertai oleh demam ringan dan sakit kepala.

Batuk pilek umumnya bukan jenis penyakit serius, sehingga anak yang memiliki kekebalan tubuh baik akan sembuh sendiri dalam waktu 7-10 (hari ke-3 biasanya adalah yang terparah) hari. Untuk mempercepat proses penyembuhan, berikan anak banyak makanan bergizi, istirahat yang cukup, serta minum banyak cairan untuk membantu mencairkan lendir pernapasan.

Meski bukan tergolong penyakit serius, batuk pilek yang berlangsung terlalu lama bisa memunculkan komplikasi, seperti infeksi sinus dan infeksi telinga tengah. Segera hubungi dokter jika penyakit dialami anak yang berusia di bawah 3 bulan. Untuk anak yang lebih besar, hubungi dokter jika sakit sudah berlangsung selama seminggu, anak mengalami demam tinggi dan kesulitan bernapas, muncul keluhan sakit telinga, serta jika ia terlihat sangat lemah dan kehilangan nafsu makan secara drastis.

Cara mencegahnya yaitu dengan rajin mencuci tangan dengan sabun, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, dan cukup tidur merupakan beberapa hal yang bisa dilakukan untuk menguatkan imunitas tubuh dan mencegah penularan batuk pilek. Jangan lupa, pastikan pula kuku jemari anak terpotong rapi untuk menghindari penumpukan kuman di sela-selanya. Bekali pula diri Anda dengan cairan pembersih agar mudah membersihkan tangannya ketika berada di tempat umum yang ramai, seperti pusat perbelanjaan, stasiun kereta, taman bermain, dan lain lain.

Dan cara yang lain adalah dengan mengobatinya. Bisa dengan cara tradisional dan juga dengan membawanya ke dokter. Cara tradisional memang memakan waktu yang lama. Akan tetapi cukup aman karena memakai obat herbal yang cukup teruji. Gizidat juga bisa digunakan untuk mengatasi batuk pilek pada anak. Dengan kandungan madu hutannya yang alami, Gizidat mampu mempercepat pengobatan alami yang dilakukan.

Ada testimoni menarik mengenai pemakaian Gizidat ini. Pemakaian obat batuk dan pilek kimiawi dipadu dengan Gizidat, terbukti mampu mempercepat masa penyembuhan. Akan tetapi akan lebi baik lagi bilamana teratur mengkonsumsi Gizidat agar daya tahan tubuhnya bertambah. LEBIH BAIK MENCEGAH DARIPADA MENGOBATI………..Bukan begitu Bunda

Sembuh Dari Asma Setelah Konsumsi Gizidat

Foto Nutrisi Gizi Anak Sehat.

Saya Marni ibu rumah tangga dengan 4 orang anak, Anak ke 3 saya kembar laki laki dan perempuan yang bertama abang Ghani dan kembaranya adik Ghina.

Sejak usia1 th 3 bln ghani dan ghina susah makan, tidak banyak gerak dan mudah sekali sakit batuk pilek, apalagi saat cuaca pancaroba yang paling sangat saya takutkan abang Ghani batuk terus menerus yang memicu asmanya kambuh.

Kalau lagi kambuh, abang ghani saya bawa ke dokter dan langsung diuap. Sedih rasanya melihat keadaan anak di usia balita seperti ghani dengan keadaan sesak nafas gak tega lihatnya 😥

Demi anak-anak supaya mau makan dan daya tahan tubuh tetap terjaga, saya belikan vitamin dari mulai curcuma plus sampai madu ikan gabus pertama saya beli 1 btl madu ikan gabus, habis 1 btl belum ada perubahan saya berfikir karna baru 1 btl belum ada efeknya. Dan akhirnya saya beli lagi 2 btl hemmmmm .. masih belum ada perubahan juga dari bang ghani, asmanya masih kambuh dan ghina masih susah makan, saya masih berfikir positif dan tetep saya rutinkan madu ikan gabus sampai sampai saya baru sadar kalau sudah menghabiskan 15 btl madu ikan gabus. Belum ada perubahan pada anak kembar saya, khususnya si abang ghani yang mempunyai asma masih sering kambuh.

Ada kalanya saya merasa nyerah dan cape..😓karna anak anak susah sekali kalau disuruh makan, apa lagi kalau cuma mau makan cemilan seperti ciki ciki haduuuhhh gampang banget bapil dan repot kalau dua duanya sakit 😥

Saya masih belum menyerah untuk mencari cari vitamin mana yang harus saya coba berikan lagi untuk si kembar. Banyak yang bilang sudah sampe 15 btl ko belum kapok siih .. dan sekarang masih mau cari vitamin lagi, nanti juga kalau sudah besar mau makan kok ..Prinsip saya masalah uang bisa dicari tapi kesehatan untuk anak anak adalah no 1. yang sangat penting. Setelah sudah mencoba berbagai macam vitamin dan sudah menghabiskan 15 btl madu ikan gabus tidak menjadikan beban untuk saya mencari vitamin yang lain untuk si kembar.

Dan akhirnya saya aktifkan kembali akun Facebook mulai deh kembali saya mencari vitamin untuk si kemba. Saya coba search ” vitamin Anak ” muncul banyak sekali berbagai merk haduuhhh sampe bingung ni pilih yang mana🤔.
Untuk kali ini saya harus lebih teliti mencari vitamin atau nutrisi untuk si kembar. Mulailah saya baca satu persatu dan akhirnya ketemu nama vitamin yang sangat aneh yaitu Gizidat Madu Ikan Sidat. Saya coba juga search ” Gizidat ” di Google ternyata banyak sekali yang sudah menjual. Gak nunggu besok-besok, saya langsung menghubungi salah satu CS Gizidat melalui Facebook. Di sini saya coba tanya lebih detail lagi mengenai produk gizidat dan akhirnya si mbak CS Gizidat menjelaskan sejelas-jelasnya bahwa komposisi Gizidat ini terdiri dari madu hutan dan ekstrak ikan sidat.

Sedikit ada keraguan juga dalam fikiran saya, karna saya juga belum mengenal ikan sidat. Nah sempet kaget 😮 saat mbak CSnya menjelaskan gizi dari ikan sidat ini lebih tinggi looohh dari ikan salmon, ikan tenggiri dan ikan gabus .

Waaahh ternyata ikan Sidat bisa dibilang Kaya Gizi yah !!
Dan di situlah saya mulai tertarik untuk membeli gizidat dan ingin secepatnya memberikan gizidat untuk si kembar

Saya coba 2 botol ternyata si kembar belum ada perubahan 🙁. Saya masih berfikir positif coba botol ke 3 dan 4 hemmm masih juga belum ada perubahan 😓. Sampai di sini saya belum menyerah dan saya yakin dengan gizidat ini bahwa anak saya bisa berubah. Saya mencoba botol ke 5 dan ke 6 bismillah dan selang berapa minggu haaaaaaaaahhhhhh..saya sangat kaget melihat perubahan dari si kembar alhamdulilah adik ghina lahapp makan dan membuat imun si kembar tetap terjaga disaat cuaca yang selalu berubah-ubah, tidak mudah bapil. Terutama untuk si abang ghani alhamdulilah bangettttt dan sangat bersyukur dengan mengkonsumsi Gizidat Asma abang Gahani Udah jarang kambuh senangnya hatii kuuu..

Usia si kembar sekarang hampir 3 th. Berat badan adik Ghina juga sudah naik dari 11kg menjadi 15kg karna sebentar bentar makan .

Sangat bersyukurrr saya bisa menemukan Nutrisi yang pas untuk si kembar yaitu Gizidat. Berkat Gizidat Abang Ghani sembuh dari Asma
Semoga informasi ini bermanfaat untuk bunda semua 👩‍👧‍👦

Salam Bunda Hebat

Marni ( 36Th ) — bersama Yasin icang.

Tujuh Obat Alami Sakit Tenggorokan yang Terbukti Ampuh…..Penting No.3

Hasil gambar untuk lemon

Ada banyak obat alami sakit tenggorokan yang bisa dengan mudah didapat di sekitar kita. Banyak diantaranya yang mungkin saat ini sudah Anda punya di rumah, seperti madu, jeruk lemon, ataupun garam. Mengobati sakit tenggorokan dengan bahan-bahan ini sama baiknya dengan menggunakan obat modern, kecuali jika sakit tenggorokan yang diderita merupakan komplikasi berat. Obat alami ini akan mampu meredakan sakit tenggorokan Anda perlahan-lahan hingga sembuh total tanpa perlu khawatir efek sampingnya, baik jangka pendek ataupun jangka panjang, terutama pada kesehatan liver dan ginjal.

Penyebab sakit tenggorokan sangatlah bermacam-macam. Kebanyakan diantaranya disebabkan oleh penyakit infeksi kuman ataupun alergi. Infeksi kuman pada tenggorokan yang paling sering terjadi adalah disebabkan oleh virus, sehingga tidak dibutuhkan antibiotik untuk melawan penyakit ini, melainkan cukup dengan obat alami sakit tenggorokan saja (antibiotik hanya untuk melawan bakteri).

Daftar Obat Alami Sakit Tenggorokan yang Dapat Anda Coba

Sakit tenggorokan rasanya memang sangat mengganggu, membuat aktivitas sehari-hari terasa tidak nyaman. Kadang penyakit ini datang dengan tiba-tiba, kadang juga muncul perlahan didahului kondisi kesehatan yang menurun. Untungnya kebanyakan sakit tenggorokan tidak membutuhkan pengobatan yang serius, sehingga obat alami dapat dijadikan alternatif. Daftar obat alami sakit tenggorokan di bawah ini ditujukan untuk menghilangkan gejala sakit tenggorokan, namun ada pula yang membantu tubuh melawan infeksi kuman.

  • Jeruk Lemon

Jeruk lemon sangat kaya manfaat, mulai sebagai antioksidan, mengobati gangguan asam lambung, mencegah sesak nafas, dan juga bisa dimanfaatkan untuk mengobati sakit tenggorokan secara alami. Kandungan astringen di dalam buah lemon dapat meredakan dan mengobati sakit tenggorokan. Cara pemanfaatannya mudah, yaitu campurkan 1 sendok teh air perasan lemon ke dalam segelas air matang. Perasan air lemon dapat membantu meredakan inflamasi dan membantu membunuh kuman-kuman di tenggorokan. Selain itu juga ampuh menghilangkan lendir pada tenggorokan sama seperti jeruk nipis, yang mana biasanya tenggorokan akan segera terasa lega begitu dahak dapat dikeluarkan

  • Cengkeh

Cengkeh atau cengkih juga dapat dimanfaatkan sebagai obat herbal sakit tenggorokan. Cara pemanfaatannya cukup mudah, Anda hanya membutuhkan 1-3 sendok teh cengkeh bubuk dan segelas air matang. Campurkan cengkeh kedalam air, lalu gunakanlah untuk berkumur. Cengkeh mempunyai sifat antibakteri dan anti radang yang dapat membantu meredakan sakit tenggorokan. Cengkeh bubuk dapat dibeli di pasar tradisional ataupun toko obat tradisional. Jika tidak tersedia dalam bentuk bubuk maka yang masih utuh pun bisa dimanfaatkan, namun perlu ditumbuk dahulu supaya nutrisinya dapat larut ke dalam air.

  • Madu

Madu dipercaya dan telah diteliti mengandung sifat antibakteri, antivirus, dan antijamur yang tentunya dapat membantu tubuh melawan infeksi kuman di tenggorokan, oleh karenanya cocok untuk mengobati panas dalam maupun jenis sakit tenggorokan lainnya. Cara meminumnya mudah, campurkan satu sendok makan madu dengan segelas air hangat (jangan air panas karena akan merusak nutrisi madu). Bila suka, Anda juga dapat coba mencampurnya dengan air teh atau perasan lemon. Konsumsi secara teratur sehari 2-3 kali hingga sakit tenggorokannya sembuh.

Hasil gambar untuk madu gizidat

  • Garam

Larutan garam merupakan obat kumur alami sakit tenggorokan yang sudah lama populer di seluruh dunia. Bahan yang dibutuhkan adalah 1 gelas air putih hangat dan garam sebanyak 1/4 sendok teh. Gunakan air matang yang hangat, sehangat yang bisa Anda jadikan air kumur. Perlu diingat, penggunaan air dingin tidaklah efektif. Anda juga dapat menambahkan 1 sdm Listerine untuk membantu membunuh kuman. Larutan ini dijamin dapat membantu meredakan sakit tenggorokan karena dapat menghilangkan dan menetralkan asam di tenggorokan, meredakan sensasi nyeri dan terbakar pada tenggorokan serta membantu penyembuhan saluran tenggorokan Anda. Hanya saja perlu diingat bahwa larutan ini untuk berkumur, bukan ditelan.

Kenapa Ayah Bunda yang Harus Mengajarkan Sholat Pada Anaknya? Agar Pahalanya Mengalir Terus

Hasil gambar untuk anak diajari sholat

Sholat adalah salah satu kewajiban dalam agama islam. Dan sebaiknya orang tua lah yang harus mengajarkan sholat pada anaknya.

Kenapa? Agar pahalanya mengalir terus kepada orang tua.

Kok bisa? Ya, bisa. Karena salah satu amal jariyah yang tidak akan terputus adalah ilmu yang bermanfaat. Nah, kalau orang tua mengajarkan ilmu tentang sholat pada anak, maka pahalanya akan mengalir terus bukan?

Lalu gimana caranya mengajarkan sholat pada anak? Saya kutip dari berbagai sumber, Ayah Bunda bisa melakukannya dengan cara ini:

7 Cara Mengajar Untuk Anak Shalat Menurut Peringkat Umur

Buah jatuh tidak jauh dari pohonnyya, pribahasa ini bisa kita jadikan untuk mengajar anak belajar menunaikan sholat dari ayunan.

Didalam konteks bimbingan pertama untuk anak-anak,kita bertanggungjawab untuk mengajar anak untuk sholat ialah salah satu amanah yang sangat penting dan berat bagi orang tua. Mengajar dan mendidik anak untuk sholat tidak semudah kita mengajarkan anak ABC dan 123.

kita bertanggungjawab atas hal besar ini dan pasti hadir berbagai ujian dan cobaan ini memerlukan ibu bapak yang bijaksana.

1) Ibu bapak teladan yang baik.

Ibu bapak ialah teladan yang terbaik dan terdekat untuk diikuti oleh anak.bapak yang slalu pergi ke masjid,mamanya yang slalu siap,ketika mendengar adzan dan mengatakan pada anak untuk sholat berjema’ah yaitu teladan yang terbaik untuk anak-anak bapak ibu sekalian.

2) Untuk Umur anak 0 – 2 tahun Wujudkan suasana yang shaleh shalehah

Biarpun anak-anak ketika kecil,tiada faham dan mengerti,tapi lingkungan yang senang dan shalehah akan menjadikan suasana biasa.Dia terbiasa melihat ibu dan bapaknya shalat tepat waktunya,shalat berjama’ah,dan tau tentang adzan dan mendengarkan bacaan ayat-ayat al-qur’an.

Berkata-lah dengan kata menyenangkan dan juga bercerita dengan sianak,contohnya ” Tunggu disebelah Ayah / ibu ya nak,Ibu mau shalat.” Atau bisa juga ” Terima kasih anakku sayang karena telah tunggu Ayah/ibu shalat.”

Hasil gambar untuk anak diajari sholat

3) Untuk Umur anak 2 – 3 tahun – Ajaklah anak anda

Kita Sebagai ibu ayah tidak perlu merasakan jenuh buat slalu mengajak anak shalat. Biarpun mereka tidak biasa dengan ajakkan kita.Walau mereka hanya mendengarkan dan tiada dikuti, teruslah menyebut tiap kali kita mahu shalat. ”yukk ikut Ummi/Abi shalat!”

4) Untuk Umur anak 4 – 6 tahun – buat apa kita shalat?

Telah tiba waktunya buat ibu ayah berkisah tentang kepentingan shalat pada anak anda. Pencerahan dalam bentuk cerpen bisa memberi gambaran yang bagus dan jelas pada anak.

Katakan pada anak-anak secara sering tentang masjid.Ajaklah anak ke masjid.kenalkan ahklak adab-adabnya,shalat jama’ah,hubungan sosial masyarakat dengan jama’ah yang lain dan lain sebagainya.

Kepada umur ini pula ibu ayah telah bisa mengantar anak ke TK Islamiyah yang mengajarkan anak tentang shalat biarr anak lebih mengerti dan senang untuk shalat.

5) Untuk Umur 7 – 9 tahun – Penekanannya dan tanggungjawab

Ini merupakan tahun pengokohan bagi azas shalat untuk anak.ibu ayah telah menunjukkan teladan,ajakan dan pemahamannya dari sejak lahir.Masa ini anak seharusnya telah tau apa saja yang penting dikerjakan ketika adzan,cara mengambilkan air wudhuk,gerakan shalat dan bacaannya di dalam shalat.

Biarpun tiada lancar dan tidak cermat,sekurang-nya anak telah ada azas.Mencapainya umur 9 tahun,ibu ayah telah mulai dikit tegas dan slalu ingatkan anak untuk shalat.

6) Untuk Umur 10 tahun ke atas – Denda dan hukumannya

Dalam hadist bab shalat,Nabi muhammad Saw membenarkan kita untuk memukul mereka yang tidak shalat waktu ia umurnya 10 tahun.Namun sebelum ayah ibu memukul,adakah kita sudah memberikan pengertian serta teladan yang baik buat anak?

Tiada mudah untuk ibu ayah menjatuhi hukuman dan memukul anaknya.senantiasa kita Semoga menjadi pemimpin yang adil dalam menentukan hukuman dan denda terhadap anak-anak.

7) Yang terakhir Doa

Selalu mengamalkan do’a Nabi Ibrahim As.

Berbagai sistem perlu diajarkan oleh ayah ibu dilingkungan dalam mengajak anak untuk shalat Keterpaksaan dan Kekerasan hanya dapat membuntukan sistem azas pengetahuan shalat mereka.

Agar anak-anak kita dapat mengerjakan shalat lima waktu yang merupakan ibadah yang pertama untuk seorang muslim dan muslimah. Sebagai ayah ibu kita sewajarnya memberikan pendidikan shalat secepat mungkin pada anak-anak kita mengikuti umur mereka.demikianlah tips islami untuk saat ini..terima kasih atas kunjangan sahabat semuanya.

Hasil gambar untuk anak diajari sholat

Efek Samping Madu Gemuk Anak

Banyak orang galau terutama para bunda di rumah yang ingin memberikan madu penambah berat badan anak dan mencari tahu di google apakah ada efek samping madu gemuk anak itu?

Benar, sebagai orang tua kita patut waspada karena ini menyangkut kesehatan dan nyawa sang buah hati. Meskipun kondisi saat ini terlihat kurus, kering kurang suka makan meski telah apapun dicoba termasuk memberikan makanan kesukaannya.

Nah, seharusnya kita sebagai orang tua mau menyelidiki terlebih dahulu mengapa anak tidak suka makan? ini tentu berkait dengan psikologis sang anak yang tidak doyan makan. Pada artikel cara mengatasi anak susah makan, telah kami jelaskan sebab-sebabnya dan bagaimana cara Anda membuat anak mau makan.

Kembali ke topik utama, adakah efek samping madu gemuk anak?

Ada dan tidak ada. Nah, lo…kok bisa?

Ada jika sumber madu anak yang digunakan untuk diberikan kepada anak adalah madu sembarangan. madu yang kita tidak tahu bagaimana cara memperoleh, menyimpan, kadar air dan kada keaslian termasuk manis alami madu itu sendiri.

Jangan salah bunda, saat ini banyak sekali madu yang beredar yang kita tidak tahu kejujuran penjualnya. Demi meraup uang kadangkala manisnya madu ditambah dengan madu singkong. Coba cari informasinya di google untuk lebih valid.

Sebaiknya untuk mengurangi efek samping madu gemuk anak, Anda bisa memastikan dengan cara :

  1. Apakah madu yang dijual adalah madu ternak, madu hutan atau madu hasil keduanya kemudian dicampur dengan bahan-bahan lain atau tidak.
  2. Apakah produk madu gemuk anak yang dijual sudah didaftarkan di dinas kesehatan untuk meyakinkan kita sebagai konsumen akan kualitas madu gemuk anak tersebut.

Jika produk madu gemuk anak benar-benar berkualitas, maka sangat sedikit ditemukan komplain pelanggan yang menyatakan madu gemuk anak yang dikonsumsi tidak bagus.

MADU GEMUK ANAK GIZIDAT KUALITAS BAGUS TANPA EFEK SAMPING

Agar tidak selalu gelisah dengan polemik efek samping madu gemuk Anak, mari kami perkenalkan Gizidat Madu Gemuk Anak Ekstrak Ikan Sidat, Curcuma Plus Probiotik.

Madu ini adalah Pioner / Madu No. 1 Pertama di Indonesia yang menggunakan bahan baku ikan sidat yang kandungan albumin dan proteinnya lebih baik dibandingkan dengan ikan salmon dan ikan gabus.

Bunda tidak perlu khawatir, Insya Allah Gizidat Madu Gemuk Anak ini tidak memiliki efek samping, karena Gizidat telah mendapatkan sertifikasi dari Dinas Kesehatan dan dinyatakan bahwa produk ini layak untuk dikonsumsi oleh anak-anak usia 1-12 tahun.

Gizidat Madu Gemuk Anak mengandung 4 komponen utama :

  • Madu Hutan / bukan madu ternak. Sehingga kualitas madu lebih baik, kayak akan flora dan organik. Didapatkan dari pedalaman hutan di kalimantan dan sumatra.
  • Curcuma
  • Ekstrak Ikan Sidat
  • Probiotik

Mengapa Menggunakan Ikan Sidat?

karena di dalam ikan sidat mengandung:

  1. vitamin B1, 25 kali lipat susu sapi
  2. vitamin B2, 5 kali lipat susu sapi
  3. vitamin A, 45 kali lipat susu sapi,
  4. kandungan zinc (emas otak) 9 kali lipat susu sapi.
  5. Protein Albumin, Omega 3 , 6, 9 Vitamin B dan Zinc.

Untuk merangsang tumbuh kembang anak terutama agar badan menjadi terlihat gemuk, maka gizidat diberi tambahan unsur temulawak / curcuma yang sudah sejak lama dan secara ilmiah diyakini memiliki efek yang bagus sekali untuk merangsang nafsu makan anak Anda.

Tidak cukup dengan itu, Madu Hutan yang ada di Gizidat juga mengandung probiotik yakni bakteri baik yang berfungsi untuk menyeimbangkan jumlah bakteri yang ada di usus Anak Anda.

Jika hanya terdapat sedikit saja bakteri probiotik yang ada dalam usus sang Anak, bisa dipastikan penyerapan sumber makanan akan menjadi kurang optimal sehingga gizi dan nutrisinya tidak bisa sepenuhnya bisa diserap oleh tubuh.

Sudah banyak testimoni mengenai gizidat ini loh bunda..jadi jangan khawatir mengenai efek samping madu gemuk anak. Asalkan bunda pakai gizidat…

nb : Gizidat madu anak karena mengandung ekstrak ikan sidat hanya tidak diperbolehkan untuk diberikan kepada anak-anak yang menderita alergi terhadap ikan laut dan alergi terhadap putik sari / madu atau ada riwayat semacam itu pada orangtuanya.

Segera Pesan Gizidat Sekarang Juga…………………

Sabar ya Bunda, Anak Kecil Itu Takut “Kehilangan” Ibunya, Makanya “Ngintil” Kemana-Mana

Hasil gambar untuk nycta gina dan anaknya

Sabar ya Bunda, Anak Kecil Itu Takut “Kehilangan” Ibunya, Makanya “Ngintil” Kemana-Mana

Dear, Bunda yang sering banget anaknya lengket kayak perangko. Yang namanya anak sudah sewajarnya kalau nempelnya sama ibunya. Bahkan “aneh” kalau ada aneh kok gak dekat sama ibunya.

Kenapa bisa begitu? Ya, karena ikatan batin itu sudah terjalin semenjak anak dalam kandungan. Bayangkan saja selama 9 bulan 10 hari bayi tumbuh dengan asupan nutrisi dari ibunya dan terhubung langsung dengan suasana hati dan fisik ibunya.

Karena itu sangat wajar bila begitu lahir anak akan nempel pada ibunya. Seperti mengulangi masa-masa dalam kandungan.

Anak-anak yang sehat itu paling nyaman kalau berada di dekat ibunya

Hanya kondisi luar biasa yang bisa membuat anak tak nyaman dengan ibunya. Entah karena ibu galak banget sama anak atau persoalan lain. Tapi secara umum anak itu paling nyaman kalau berada di dekat ibunya.

Setiap anak akan mengalami fase lengket sama ibunya. Ia membutuhkan rasa aman dan nyaman. Justru bila anak kok tidak lengket pada ibunya, bisa jadi ia mengalami fase yang tidak sehat.

Lihat saja, saat anak nangis dipegang ayahnya belum diam. Didekati neneknya malah berontak. Tapi begitu ketemu ibunya, langsung deh tenang dan adem. Berada dalam pelukan ibu selalu menenangkan. Bahkan kita yang telah dewasa pun merasakan hal itu. Betul?

Anak lengket dengan ibu, bisa jadi karena ibunya over protective

Tapi bisa juga anak lengket, nempel dan ngintil ibunya karena si ibu terlalu over protective. Memang ada beberapa ibu yang terlalu sayang banget sama anaknya, hingga malah membuat tumbuh kembang anak tidak berjalan semestinya. Misalnya saja, melarang anak bermain dan bersosilisasi dengan teman-temannya di luar, melarang anak untuk lari-lari, padahal anak butuh kegiatan fisik untuk melatih motoriknya.

Jangan sampai kasih sayang ibu malah menjadi penghambat tumbuh kembang anak.Orang tua memang mesti mencintai anaknya sepenuh hati, tapi orang tua juga harus ingat bahwa anak-anak kita kelak akan tumbuh dewasa dan menghadapi tantangan. Maka sebaiknya kita harus mendidiknya agar menjadi anak yang tangguh sejak dini.

Iya, anak nyaman di dekat ibu, tapi tetap didik ia agar jadi anak mandiri

Ya, anak selalu nyaman berada di dekat ibunya apalagi bila usianya masih balita. Tapi kita tetap melatihnya agar mandiri sejak dini. Kemandirian adalah kunci agar anak tidak tumbuh terlalu manja dan agar ia bisa menghadapi masa depannya dengan tangguh dan kuat.

Latihlah anak mandiri sesuai dengan tahapan usianya. Jangan memaksa anak untuk langsung bisa dalam segala hal. Tidak, kita tidak akan bisa melakukan hal itu. Kenali tahapan-tahapan tumbuh kembang anak, lalu latih dan asah.

Misalnya anak usia satu tahun, mulai belajarkan untuk minum dengan tangannya sendiri. Dampingi anak untuk mengambil handuknya sendiri saat mau mandi. Tapi anak usia satu tahun jangan disuruh mandi sendiri, tentu ia belum bisa melakukannya.

Sekali lagi, didiklah anak mandiri sesuai tahapan usianya. Lakukan hal itu sembari memberikan pengertian padanya dan menanamkan nilai-nilai kehidupan.

Nikmati fase anak lengket dan ngintil selalu, karena fase ini sangatlah singkat dan sangat berharga

Waktu selalu berjalan tetap tapi kadang kita merasakannya sangat cepat. Hari ini anak-anak mungkin sangat lengket dengan orang tua. Ngintil kemana-mana. Ditinggal nangis, dan kadang kita kehilangan kesabaran saat menghadapinya.

Apabila saat-saat kehilangan rasa sabar itu datang, ingatlah selalu bahwa fase ini akan kita lewati. Fase ini akan terlewat dan kita pasti akan merindukan masa-masa itu lagi. Si kecil pastinya tidak akan lengket dan ngintil lagi sama orang tuanya saat ia berusia belasan tahun bukan? Bahkan ia akan berpisah dengan kita, mungkin, saat usianya puluhan tahun dan menikah lalu punya anak.

Suatu hari nanti tentu kita akan merindukan masa-masa saat anak masih kecil itu. Saat ia dengan manjanya berada di pelukan kita. Kita akan melihat foto-foto si kecil dan mengenang bahwa dahulu ia pernah menangis hanya gara-gara ditinggal ke toilet.

Maka nikmatilah masa-masa ini. Nikmatilah fase-fase ini dengan hati yang lapang dan berbahagia, karena momen ini tak akan pernah terulang lagi. Bersabarlah menghadapi tingkah anak. Hadapilah dengan hati yang dingin, dan kita merawat serta mendidiknya dengan sepenuh hati untuk kebaikan anak dunia dan akhirat.

Mau Piknik Sama Keluarga? Jangan Tunggu Kaya, Keburu Tua. Pakai “Cara” yang Digunakan Orang Ini. DIJAMIN Bisa Piknik Tiap Bulan

Hasil gambar untuk piknik keluarga

~JANGAN TUNGGU KAYA~

Saya bilang ke istriku, setiap bulan kita akan wisata keluarga. Ini akan menjadi semacam agenda tetap keluarga kami.

Mungkin bagi banyak orang lain ini adalah pemborosan, apalagi secara finansial kami hidup masih pas-pasan.

Saya bahkan tidak pernah punya uang lebih dari sejuta di rekening ku, apalagi tabungan masa depan.

Tapi kawan…

Anak gadis kami sekarang berumur 9 tahun,kalau menunggu cukup uang,saya mungkin akan kaya ketika dia sudah berumur 17 tahun.

Ketika itu terjadi, saya yakin anak gadis kami akan lebih memilih berwisata dengan kawan-kawan sekolah atau kampusnya. Kalaupun ikut wisata keluarga, dia akan ikut dengan terpaksa. Tidak seperti sekarang, dia dengan sangat semangat menunggu acara wisata keluarga kami.


Jadi Saya Tidak menunggu Kaya…..

Demikian juga dengan si tengah dan si bungsu. Kami menikmati saat-saat kegembiraan mereka menikmati wisata keluarga bersama. 


Suatu saat kami mungkin hanya akan wisata berdua saja dengan istriku, karena saat itu anak-anak kami akan lebih memilih wisata bersama kawan, pacar atau genk mereka sendiri.


Saya juga tidak akan menunggu kaya….

Karena sepuluh tahun yang akan datang, di saat kami mungkin kaya.
Gigi kami tidak akan sekuat sekarang untuk mengunyah aneka ragam kuliner di tempat wisata.
Otot kaki kami tidak akan sekuat sekarang untuk berjalan dan berlari menikmati pesona alam.
Karena itu kami tidak akan menunggu kaya untuk wisata keluarga….. (Azwar Siregar).

Setuju Bro…

Sekaranglah Waktu yang Tepat Piknik Bareng Keluarga, Jangan Tunggu Kaya Nanti Keburu Tua

RASA haru sering saya rasakan ketika saya mendapat pertanyaan maupun pernyataan dari sejumlah orang tentang aktivitas saya bersama keluarga.

Aktivitas yang dimaksud adalah ketika bisa piknik bareng suami dan duo crucils.

Contoh pertanyaan yang sering saya dapatkan lewat jalur pribadi adalah begini,” Mbak Menix, saya senang loh ngikuti cerita jalan-jalan Mbak bareng keluarga. Kompak! Kok bisa?”

Sedangkan contoh pernyataan yang sering saya dapatkan seperti ini,” Mbak, aku sekarang juga rajin ngajak anak-anak dan suami jalan-jalan. Terinspirasi dari Mbak yang suka posting tempat-tempat piknik bareng keluarga.”

Selain haru, saya pastinya bersyukur dan Alhamdulillah bahwa aktivitas yang saya posting memberikan efek positif dan menginspirasi orang lain untuk ikut piknik mengajak keluarga.

Ehmmm mungkin juga dari sejumlah yang membuat saya haru itu, ada yang beranggapan bahwa saya suka pamer jalan-jalan dan makan-makan enak.

Secara jujur saya katakan, aktivitas piknik dan makan bareng keluarga serta teman-teman bukanlah bermaksud hendak pamer.

Jauh dari kata itu, tujuan satu-satunya memang ingin menginspirasi banyak keluarga untuk sering-sering piknik bersama.

Ada sejumlah alasan mengapa itu saya lakukan.

1. Family Travel Blogger

Sebagai seorang family travel blogger ya memang hobi dasar yang saya miliki adalah jalan-jalan bersama keluarga.

Kemana pun saya pergi, sebisa mungkin saya ajak suami dan anak, apalagi di saat weekend.

Kebersamaan keluarga di akhir pekan, merupakan momen sangat penting karena di waktu itulah semua anggota keluarga bisa kumpul dan menghabiskan waktu bersama.

Walaupun demikian, akhir-akhir ini kami agak jarang piknik karena my oldest lady sudah masuk SD, dan waktunya sangat terbatas untuk bisa keluar kota.

2. Sekaranglah Waktunya

Saat ini my oldest lady sudah duduk di bangku kelas satu SD dan the youngest berumur empat tahun.

Jika ditanya kapan waktu yang tepat untuk sering-sering piknik bersama keluarga, saya katakan sekaranglah waktunya.

Sekarang, ya sekarang…. Ketika anak-anak masih kecil dan menganggap mama dan papanya adalah bagian terpenting dalam segala aktivitasnya.

Sekarang, ya sekarang, ketika saya dan suami masih belum berumur setengah abad.

Kami berdua masih mampu berjalan kaki dalam jarak yang jauh, mendaki bukit dan gunung, menyusuri pantai, dan berenang menikmati indahnya alam bawa laut.

Jangan tunggu nanti. Jangan tunggu anak-anak sudah besar. Jangan tunggu kaya. Karena ketika yang ditunggu tiba, kita sudah tua.

Lagian, begitu anak-anak besar (mulai remaja), maka momen bahwa orangtua sebagai bagian terpenting dalam aktivitas mereka sudah mulai berkurang.

Anak-anak akan mulai sibuk dengan dunia mereka, teman-teman mereka, dan seabrek aktivitas sekolah, les ini-itu, dan lainnya.

Di saat begitu, kita tinggal mengawasi dan memberikan “pecut” jika mereka mulai menyeleweng dari koridor.

Di saat anak-anak remaja akan lebih sulit mengajak mereka untuk traveling bersama.

Waktunya pun semakin sempit untuk bisa bersama keluarga.

Apalagi jika mereka sudah mandiri dan memutuskan untuk bersekolah di pondok ataupun di luar kota.

Maka, waktu yang tersedia hanyalah sesekali saja.

Lagipula, ketika anak mulai remaja, usia orang tua, misalnya saya dan suami sudah kepala empat, bahkan hampir setengah abad.

Kebanyakan orang Indonesia, di usia segini mulai berpenyakitan.

Gigi pun mulai tidak sempurna untuk mengunyah makanan lezat, dokter pun sudah memberikan sederet daftar makanan yang harus dihindari karena alasan kolesterol, asam urat, diabetes, dan lainnya.

Belum lagi tenaga yang mulai ngos-ngosan untuk bertualang menyusuri hutan, mendaki bukit, mengelilingi pantai, dan aktivitas fisik lainnya.

Apakah jalan-jalan di masa sudah mulai tua senikmat ketika masih muda dan penuh tenaga? Rasanya tidak ya!

3. Pengalaman Masa Lalu

Apa yang saya sampaikan di atas sebagian adalah refleksi dari kealpaan di masa lalu.

Saya dan suami sama-sama memiliki orangtua yang punya banyak anak.

Waktu kedua orangtua kami hampir sepanjang tahun dihabiskan untuk bekerja guna memenuhi kebutuhkan keluarga.

Bahkan, dalam memori saya, tidak pernah sekalipun saya merasakan piknik bersama kedua orangtua bersama-sama.

Satu-satunya piknik tahunan yang sangat menyenangkan ketika saya seumuran anak saya sekarang ini adalah nonton bioskop di hari lebaran bersama ibu saya.

Film yang ditonton di antaranya Saur Sepuh, Warkop DKI, dan Suzanna…. (Hahahaha anak sekecil itu diajak nonton film dewasa).

Kalau dilihat dari judul filmnya memang bisa bikin miris karena itu tontonan orang dewasa sementara saya masih anak-anaknya.

Tapi ternyata yang saya ingat sampai sekarang bukanlah soal isi film tersebut, terapi rasa bahagia bisa bersama almarhumah ibu saya sepanjang hari.

Untuk aktivitas menonton itu, kami berdua berangkat dari rumah sekitar pukul 10.00 WIB.

Saya diboncengi sepeda oleh ibu saya ke bioskop dengan jarak perjalanan sekitar satu jam.

Sepulangnya dari bioskop, kami makan bakso, dan berfoto bersama di studio foto. Rasanya sungguh bahagia.

Mengapa Bapak saya tidak ikut? Ketika itu, beliau sudah sakit-sakitan dan lebih memilih berada di rumah ketimbang ikut piknik nonton bioskop.

Sedih memang ketika dalam hidup kita tidak punya kenangan kebersamaan bersama kedua orangtua di momen-momen spesial.

Dari pengalaman masa kecil saya itu, kini saya ingin memberikan kenangan sebanyak-banyaknya kepada duo crucils tentang kebersamaan mereka bersama mama dan papa mereka yang bisa diingat sepanjang hidup mereka.

4. Masalah Uang?

Yang namanya jalan-jalan, piknik, rekreasi, tamasyah, dolan-dolan, melaku-melaku, jokka-jokka, traveling, (ehmmm apalagi ya), ya pastinya memang menghabiskan uang.

Kalaupun jalan-jalannya disponsori, biasanya yang dibayari adalah hanya satu orang, selebihnya bayar sendiri.

Atau kalaupun jalan-jalan karena menang undian piknik sekeluarga dan semua ditanggung, tetap saja ada pengeluaran pribadi yang kudu dibayarkan.

Uang memang penting dan banyak yang beranggapan jalan-jalan tidak penting karena menghabiskan uang.

Hidup ini kudu ada skala prioritas.

Karena saya menempatkan kebersamaan keluarga dan memberikan kenangan kepada anak-anak adalah masuk dalam skala prioritas, makanya saya menganggarkan dana untuk piknik.

Caranya? Gampang saja. Sisihkan sejumlah uang (sesuai kemampuan masing-masing) khusus untuk piknik.

Kemana tujuan piknik? Kembali lagi pada kemampuan keuangan keluarga.

Jika tidak mampu yang jauh-jauh, ya yang dekat saja.

Yang terpenting adalah kebersamaan dan memberikan kenangan bersama bagi anak-anak kita.

Perubahan Hormonal pada Anak

Hasil gambar untuk anak 2 tahun susah diatur

Dear Moms,

Pertumbuhan dan perkembangan anak menuju remaja diiringi dengan adanya perubahan hormonal pada anak. Tentu saja perubahan ini mengakibatkan adanya perbedaan secara fisik maupun fungsi metabolisme anak yang bersangkutan.

Perubahan paling utama adalah terkait dengan kematangan seksual anak. Pada anak laki-laki, mulai berfungsinya hormon seksual berupa androsteron dan testosteron dapat mengakibatkan adanya perubahan fisik berupa tubuh menjadi semakin jangkung, otot menguat, rahang mengeras dan tumbuh bulu di beberapa tempat seperti di area kemaluan, pada janggut dan juga kumis. Bulu lengan, kaki dan dada juga mulai tumbuh.

Selain itu pada anak laki-laki mulai tumbuh jakun dan suara menjadi berat dan lebih kasar. Anak lekai-laki yang mulai akil baligh juga mendapatkan mimpi basah. Ketertarikan kepada wanita juga mulai terjadi. Seorang laki-laki yang telah mengalami perubahan menjadi pria dewasa ini mulai tumbuh rasa tanggung jawab dan sikap mandiri.

Perubahan hormonal pada anak perempuan sering terjadi lebih dini dibandingkan anak laki-laki. Anak perempuan mulai mengalami masa pubertas dapat di kisaran usia 9 hingga 12 tahun, meskipun ada yang lebih lambat atau malah lebih dini dari usia tersebut, tergantung faktor gizi dan juga keturunan. Pada anak perempuan, pubertas ditandai dengan mulai tumbuhnya payudara, kulit menjadi semakin mulus, lekuk tubuh mulai nampak terlihat dan terjadi menstruasi untuk yang pertama kali. Seroang perempuan yang sudah mulai memasuki masa pubertas menjadi lebih sensitif perasaannya, semakin ingin dimanja, mulai timbul ketertarikan kepada pria, senang mematut diri di depan cermin dan lain sebagainya.

Memang antara pria dan wanita terjadi perbedaan rentang waktu mulainya masa pubertas. Pada anak wanita yag cenderung lebih cepat, sering menimbulkan keresahan ketika dirinya telah mengalami menstruasi ketika masih duduk di sekolah dasar, sementara rekannya laki-laki masih kekanak-kanakan dan belum memiliki tanggung jawab lebih. Terkadang perempuan yang sudah puber diolok-olok rekannya lelaki yang dpat menimbulkan rasa kurang percaya diri.

Perubahan hormonal  pada anak juga dapat diikuti dengan berbagai masalah seperti masalah timbulnya jerawat yang dapat mengakibatkan rasa rendah diri, namun dapat diatasi dengan cara rajin merawat wajah dan mengkonsumsi makanan bergizi sehingga daya tahan tubuh meningkat.

 

Oleh Sebab itu Moms sahabat Gizidat, jangan lupa dan harus rajin ya memperhatikan segala pubahan pada ananda tecinta. Biar anak kita makin yahuud……jangan lupa suplemen khusus madu yang mengandung Ekstrak Ikan Sidat yang kaya akan Omega 3 untuk stimulasi kecerdasan otak serta probiotik untuk ketahanan tubuhnya……………………..

5 Kesalahan Orangtua Saat Melatih Anak Toilet Training

Hasil gambar untuk toilet training

 

Dear Mom,

Ketika anak memasuki usia dua tahun, orangtua mulai mengajarkan mereka untuk buang air kecil atau besar di toilet. Saat proses belajar ini berlangsung, jangan sampai Anda melakukan kesalahan-kesalahan berikut yang justru bisa membuat anak semakin malas untuk toilet training.

Toilet training, begitu istilah populer untuk melatih si kecil buang air kecil atau besar di kamar mandi. Beberapa anak menunjukkan keinginannya untuk belajar BAB dan BAK di kamar mandi saat usia dua tahun. Ada juga anak yang belum mau melakukannya meski usia mereka sudah 2,5 tahun atau lebih.

Kapan waktu yang tepat untuk mengajari anak toilet training? Sebenarnya orangtua tidak perlu buru-buru melakukannya, kalau anak memang terlihat belum siap. Wolipop pernah menuliskan di sini, hal-hal apa saja yang perlu diketahui orangtua untuk melihat kesiapan anak.

Jika dari pengamatan Anda anak sudah siap melakukan toilet training, hindari beberapa kesalahan yang umum dilakukan orangtua berikut ini, seperti dipaparkan Baby Center:

1. Terlalu Dini
Sebaiknya jangan mengajari si kecil melakukan toilet training jika memang dia belum siap. Kalau anak diajari terlalu dini, kemungkinan proses belajar itu akan selesai lebih lama. Seperti sudah dijelaskan di atas, tidak ada yang tahu di usia berapa tepatnya anak mulai diajari BAB dan BAK di toilet, semuanya tergantung dari perkembangan anak. Namun sebagian besar balita memiliki kemampuan untuk mempelajari hal tersebut di usia 18 dan 24 bulan. Ada juga beberapa balita yang belum siap sampai usianya tiga atau empat tahun. Jadi sebenarnya orangtualah yang tahu kapan waktu paling tepat mengajari anak toilet training dengan mengamati perkembangan fisik, kognitif dan perilakunya.

Ketika proses belajar toilet training ini sudah dimulai biasanya butuh waktu tiga bulan atau lebih lama. Oleh karena itu Anda harus banyak bersabar dan tetap mendukung anak melaluinya. Kalau ternyata proses belajar ini tidak sukses setelah beberapa minggu dijalankan, bisa jadi anak memang belum siap. Tunggu beberapa minggu dan coba lagi dari awal.

2. Memulai di Waktu yang Salah
Bukan ide yang baik jika Anda mulai mengajari anak untuk toilet training ketika ternyata dia akan memiliki adik dalam waktu dekat. Waktu lainnya yang tidak tepat misalnya ketika anak berganti pengasuh atau masa-masa peralihan lain dalam hidupnya.

Yang Anda harus selalu ingat, balita sangat perlu rutinitas agar dia bisa memahami apa yang sedang diajarkan padanya. Sehingga perubahan apapun yang tidak sejalan dengan kesehariannya atau rutinitasnya itu bisa jadi kemunduran untuknya. Jadi sebaiknya tunggu hingga situasi memungkinkan, misalnya ketika si bungsu sudah lahir atau baby sitter baru sudah datang, baru mulai mengajarinya toilet training.

3. Membuatnya Menjadi Beban
Ketika anak sudah menunjukkan ketertarikannya untuk buang air kecil atau besar di kamar mandi, itu tentu sangat baik. Namun sebaiknya Anda jangan terlalu mendorong atau menekannya untuk terus melakukan langkah tersebut. Hindari juga memaksa anak untuk belajar dengan cepat. Kalau anak tertekan, dia bisa jadi sulit BAB atau mengalami masalah lainnya.

Berikan anak waktu dan biarkan dia menjalani proses belajar tersebut sesuai kemampuannya. Anak akan belajar setahap demi setahap, misalnya awalnya dia sudah mau menunjukkan ekspresi berbeda ketika ingin BAB atau BAK, tahap berikutnya, anak mengungkapkan keinginannya, tahap lanjutan si kecil mengajak Anda ke kamar mandi, dan seterusnya.

4. Mengikuti Aturan Orang Lain
Melatih anak untuk BAB atau BAK di toilet butuh kesabaran dan waktu. Setiap minggunya juga bisa semakin sulit apalagi jika Anda mendengarkan omongan orang lain seperti ibu Anda, mertua, atau orang lain yang lebih senior dan merasa lebih tahu. Ketika mereka menasihati Anda agar mempercepat proses belajar toilet training atau memberitahukan agar anak segera diajari BAB atau BAK di kamar mandi, sebaiknya jangan terpengaruh. Seperti sudah dikatakan sebelumnya, jika ternyata anak belum siap, proses toilet training ini malah bisa berlangsung lebih lama.

5. Menghukum Anak
Menghukum atau marah pada anak ketika dia tidak benar-benar mau toilet training justru tak akan menyelesaikan masalah dan bisa membuatnya belajar. Pahamilah kalau penolakan anak ini wajar dan jika Anda memberi hukuman hanya akan membuatnya semakin malas belajar BAB atau BAK di toilet. Anak malah akan takut jika dia berbuat kesalahan itu akan membuat Anda marah. Berikan respon dengan bijak dan tenang ketika anak misalnya lupa ke kamar mandi untuk BAK.

©2019 Madu Gizidat. Beautiful Creation by Geraima