fbpx

Pentingnya Menjaga Kesehatan Pencernaan Anak

Hasil gambar untuk pencernaan anak
Tahukah Anda bahwa hanya 20% ibu di Indonesia yang sadar akan pentingnya kesehatan pencernaan anak? Jangan sampai Anda menjadi salah satunya. Di artikel ini Anda akan menemukan betapa pentingnya menjaga kesehatan pencernaan anak.

Bagaimana pencernaan menunjang tumbuh kembang anak

Data menunjukkan 55% bayi di Indonesia menderita setidaknya satu gangguan pencernaan, di antaranya, 16,26% menderita kolik, 30% sembelit (susah BAB) dan sisanya, diserang dengan gangguan regurgitasi (gumoh). Ketiga gangguan tersebut, sama-sama ditandai dengan tangisan yang berlebih pada anak.

Proses pencernaan secara umum dapat diartikan sebagai proses perubahan bahan makanan dalam tubuh dari ukuran yang besar dengan struktur yang kompleks menjadi zat yang sederhana sehingga dapat diserap oleh tubuh. Proses pencernaan sendiri sudah dimulai sejak makanan masuk kedalam mulut hingga akhirnya diserap oleh usus dan sisa kotorannya dibuang melalui dubur.

Proses pencernaan terjadi melalui proses mekanis (mengunyah, gerakan usus), proses kimiawi (enzim, zat asam, garam empedu), dan juga dibantu oleh bakteri baik yang terdapat dalam usus. Pencernaan dikatakan sehat jika tidak adanya gangguan saluran cerna baik gangguan bentuk maupun fungsi saluran cerna. Artinya, saluran cerna dapat menjalankan proses pencernaan seperti yang telah dijelaskan di atas dengan baik.

Kenapa kesehatan saluran pencernaan anak sangatlah penting?

Mengapa saluran cerna merupakan salah satu sistem yang sangat penting untuk menunjang tumbuh kembang anak? Jawabannya adalah karena nutrisi merupakan salah satu faktor terpenting untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangan anak, sehingga saluran cerna yang baik sangat diperlukan untuk menjamin penyerapan nutrisi dengan baik.

Tanpa saluran cerna yang sehat, proses pencernaan dan penyerapan zat gizi tidak dapat terjadi secara optimal sehingga dapat menghambat proses tumbuh kembang anak. Inilah alasan mengapa menjaga kesehatan saluran cerna anak merupakan salah satu kunci untuk mencapai tumbuh kembangnya yang optimal.

Peran ASI & MPASI untuk mendukung kesehatan pencernaan anak

Berbeda dengan sistem pencernaan orang dewasa yang sudah sempurna, sistem pencernaan anak masih dalam tahap perkembangan sehingga pemberian nutrisi pada anak harus memperhatikan usia anak.

Untuk bayi di bawah usia 6 bulan, ASI merupakan makanan terbaik bagi bayi. Susu formula diberikan jika ASI tidak tersedia. Pada usia ini bayi belum boleh mendapatkan makanan padat atau semi padat, karena saluran cernanya belum siap untuk menerima makanan tersebut. Pemberian makanan padat yang terlalu cepat pada anak berisiko menyebabkan masalah pada saluran cerna serta dapat mengganggu penyerapan nutrisi.

Untuk anak di atas 6 bulan, Makanan Pendamping ASI (MPASI) sudah mulai dapat diberikan kepada bayi secara perlahan sedikit demi sedikit. Pada bayi berusia 9 bulan, makanan rumah yang dihaluskan sudah mulai dapat diberikan. Pada usia 1 tahun, anak sudah dapat diberikan makanan rumah biasa.

Jangan memberikan susu sapi biasa, susu bubuk untuk anak lebih besar, atau susu kental manis pada anak di bawah usia 1 tahun, karena dapat menyebabkan gangguan pada saluran cerna dan ginjal anak. Pilihlah susu formula yang memang sudah dirancang khusus sesuai usia anak, sehingga kadar nutrisinya sesuai dengan kebutuhan dan kondisi saluran cerna anak. Selain itu, pilihlah susu formula yang mengandung probiotik karena dapat meningkatan kesehatan saluran cerna serta daya tahan tubuh anak.

Kebersihan tidak boleh dilupakan

Selain pemilihan jenis nutrisi yang tepat, agar pencernaan anak sehat, orangtua harus memperhatikan kebersihan. Hal tersebut meliputi kebersihan bahan makanan dan tangan orangtua saat menyiapkan susu atau makanan bagi anak, serta kebersihan alat masak dan alat makan (termasuk dot untuk bayi).

Perhatikan juga cara memasak yang benar, seperti cara menyiapkan susu dengan benar dan penggunaaan air matang untuk membuat susu anak. Jika anak memiliki gejala masalah pencernaan seperti diare, disentri, kembung, muntah, sembelit, dan sakit perut, segeralah hubungi dokter. Dengan saluran cerna yang sehat, penyerapan nutrisi anak pun akan bekerja dengan maksimal

©2019 Madu Gizidat. Beautiful Creation by Geraima