fbpx
Anak Batuk Pilek

Anak Batuk Pilek

Seiring cepat berubahnya cuaca akhir-akhir ini, maka ketahanan tubuh anak jelas mengalami ancaman serius. Utamanya bagi anak yang tingkat ketahanan tubuhnya rendah. Penyakit yang kerap melanda anak-anak adalah batuk dan pilek.

Penyakit batuk pilek bisa disebabkan oleh dua hal, yaitu virus dan reaksi alergi. Jika penyebabnya adalah virus, maka penyakit ini bisa menular melalui udara atau kontak langsung dengan permukaan benda yang terkontaminasi virus. Batuk pilek yang merupakan reaksi alergi bisa muncul apabila anak terpapar zat yang bersifat alergen, seperti debu, udara dingin, serbuk bunga, dan lain-lain.

Gejala: Hidung tersumbat, mata berair, batuk, dan terkadang juga disertai oleh demam ringan dan sakit kepala.

Batuk pilek umumnya bukan jenis penyakit serius, sehingga anak yang memiliki kekebalan tubuh baik akan sembuh sendiri dalam waktu 7-10 (hari ke-3 biasanya adalah yang terparah) hari. Untuk mempercepat proses penyembuhan, berikan anak banyak makanan bergizi, istirahat yang cukup, serta minum banyak cairan untuk membantu mencairkan lendir pernapasan.

Meski bukan tergolong penyakit serius, batuk pilek yang berlangsung terlalu lama bisa memunculkan komplikasi, seperti infeksi sinus dan infeksi telinga tengah. Segera hubungi dokter jika penyakit dialami anak yang berusia di bawah 3 bulan. Untuk anak yang lebih besar, hubungi dokter jika sakit sudah berlangsung selama seminggu, anak mengalami demam tinggi dan kesulitan bernapas, muncul keluhan sakit telinga, serta jika ia terlihat sangat lemah dan kehilangan nafsu makan secara drastis.

Cara mencegahnya yaitu dengan rajin mencuci tangan dengan sabun, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, dan cukup tidur merupakan beberapa hal yang bisa dilakukan untuk menguatkan imunitas tubuh dan mencegah penularan batuk pilek. Jangan lupa, pastikan pula kuku jemari anak terpotong rapi untuk menghindari penumpukan kuman di sela-selanya. Bekali pula diri Anda dengan cairan pembersih agar mudah membersihkan tangannya ketika berada di tempat umum yang ramai, seperti pusat perbelanjaan, stasiun kereta, taman bermain, dan lain lain.

Dan cara yang lain adalah dengan mengobatinya. Bisa dengan cara tradisional dan juga dengan membawanya ke dokter. Cara tradisional memang memakan waktu yang lama. Akan tetapi cukup aman karena memakai obat herbal yang cukup teruji. Gizidat juga bisa digunakan untuk mengatasi batuk pilek pada anak. Dengan kandungan madu hutannya yang alami, Gizidat mampu mempercepat pengobatan alami yang dilakukan.

Ada testimoni menarik mengenai pemakaian Gizidat ini. Pemakaian obat batuk dan pilek kimiawi dipadu dengan Gizidat, terbukti mampu mempercepat masa penyembuhan. Akan tetapi akan lebi baik lagi bilamana teratur mengkonsumsi Gizidat agar daya tahan tubuhnya bertambah. LEBIH BAIK MENCEGAH DARIPADA MENGOBATI………..Bukan begitu Bunda

Tujuh Obat Alami Sakit Tenggorokan yang Terbukti Ampuh…..Penting No.3

Hasil gambar untuk lemon

Ada banyak obat alami sakit tenggorokan yang bisa dengan mudah didapat di sekitar kita. Banyak diantaranya yang mungkin saat ini sudah Anda punya di rumah, seperti madu, jeruk lemon, ataupun garam. Mengobati sakit tenggorokan dengan bahan-bahan ini sama baiknya dengan menggunakan obat modern, kecuali jika sakit tenggorokan yang diderita merupakan komplikasi berat. Obat alami ini akan mampu meredakan sakit tenggorokan Anda perlahan-lahan hingga sembuh total tanpa perlu khawatir efek sampingnya, baik jangka pendek ataupun jangka panjang, terutama pada kesehatan liver dan ginjal.

Penyebab sakit tenggorokan sangatlah bermacam-macam. Kebanyakan diantaranya disebabkan oleh penyakit infeksi kuman ataupun alergi. Infeksi kuman pada tenggorokan yang paling sering terjadi adalah disebabkan oleh virus, sehingga tidak dibutuhkan antibiotik untuk melawan penyakit ini, melainkan cukup dengan obat alami sakit tenggorokan saja (antibiotik hanya untuk melawan bakteri).

Daftar Obat Alami Sakit Tenggorokan yang Dapat Anda Coba

Sakit tenggorokan rasanya memang sangat mengganggu, membuat aktivitas sehari-hari terasa tidak nyaman. Kadang penyakit ini datang dengan tiba-tiba, kadang juga muncul perlahan didahului kondisi kesehatan yang menurun. Untungnya kebanyakan sakit tenggorokan tidak membutuhkan pengobatan yang serius, sehingga obat alami dapat dijadikan alternatif. Daftar obat alami sakit tenggorokan di bawah ini ditujukan untuk menghilangkan gejala sakit tenggorokan, namun ada pula yang membantu tubuh melawan infeksi kuman.

  • Jeruk Lemon

Jeruk lemon sangat kaya manfaat, mulai sebagai antioksidan, mengobati gangguan asam lambung, mencegah sesak nafas, dan juga bisa dimanfaatkan untuk mengobati sakit tenggorokan secara alami. Kandungan astringen di dalam buah lemon dapat meredakan dan mengobati sakit tenggorokan. Cara pemanfaatannya mudah, yaitu campurkan 1 sendok teh air perasan lemon ke dalam segelas air matang. Perasan air lemon dapat membantu meredakan inflamasi dan membantu membunuh kuman-kuman di tenggorokan. Selain itu juga ampuh menghilangkan lendir pada tenggorokan sama seperti jeruk nipis, yang mana biasanya tenggorokan akan segera terasa lega begitu dahak dapat dikeluarkan

  • Cengkeh

Cengkeh atau cengkih juga dapat dimanfaatkan sebagai obat herbal sakit tenggorokan. Cara pemanfaatannya cukup mudah, Anda hanya membutuhkan 1-3 sendok teh cengkeh bubuk dan segelas air matang. Campurkan cengkeh kedalam air, lalu gunakanlah untuk berkumur. Cengkeh mempunyai sifat antibakteri dan anti radang yang dapat membantu meredakan sakit tenggorokan. Cengkeh bubuk dapat dibeli di pasar tradisional ataupun toko obat tradisional. Jika tidak tersedia dalam bentuk bubuk maka yang masih utuh pun bisa dimanfaatkan, namun perlu ditumbuk dahulu supaya nutrisinya dapat larut ke dalam air.

  • Madu

Madu dipercaya dan telah diteliti mengandung sifat antibakteri, antivirus, dan antijamur yang tentunya dapat membantu tubuh melawan infeksi kuman di tenggorokan, oleh karenanya cocok untuk mengobati panas dalam maupun jenis sakit tenggorokan lainnya. Cara meminumnya mudah, campurkan satu sendok makan madu dengan segelas air hangat (jangan air panas karena akan merusak nutrisi madu). Bila suka, Anda juga dapat coba mencampurnya dengan air teh atau perasan lemon. Konsumsi secara teratur sehari 2-3 kali hingga sakit tenggorokannya sembuh.

Hasil gambar untuk madu gizidat

  • Garam

Larutan garam merupakan obat kumur alami sakit tenggorokan yang sudah lama populer di seluruh dunia. Bahan yang dibutuhkan adalah 1 gelas air putih hangat dan garam sebanyak 1/4 sendok teh. Gunakan air matang yang hangat, sehangat yang bisa Anda jadikan air kumur. Perlu diingat, penggunaan air dingin tidaklah efektif. Anda juga dapat menambahkan 1 sdm Listerine untuk membantu membunuh kuman. Larutan ini dijamin dapat membantu meredakan sakit tenggorokan karena dapat menghilangkan dan menetralkan asam di tenggorokan, meredakan sensasi nyeri dan terbakar pada tenggorokan serta membantu penyembuhan saluran tenggorokan Anda. Hanya saja perlu diingat bahwa larutan ini untuk berkumur, bukan ditelan.

Efek Samping Madu Gemuk Anak

Banyak orang galau terutama para bunda di rumah yang ingin memberikan madu penambah berat badan anak dan mencari tahu di google apakah ada efek samping madu gemuk anak itu?

Benar, sebagai orang tua kita patut waspada karena ini menyangkut kesehatan dan nyawa sang buah hati. Meskipun kondisi saat ini terlihat kurus, kering kurang suka makan meski telah apapun dicoba termasuk memberikan makanan kesukaannya.

Nah, seharusnya kita sebagai orang tua mau menyelidiki terlebih dahulu mengapa anak tidak suka makan? ini tentu berkait dengan psikologis sang anak yang tidak doyan makan. Pada artikel cara mengatasi anak susah makan, telah kami jelaskan sebab-sebabnya dan bagaimana cara Anda membuat anak mau makan.

Kembali ke topik utama, adakah efek samping madu gemuk anak?

Ada dan tidak ada. Nah, lo…kok bisa?

Ada jika sumber madu anak yang digunakan untuk diberikan kepada anak adalah madu sembarangan. madu yang kita tidak tahu bagaimana cara memperoleh, menyimpan, kadar air dan kada keaslian termasuk manis alami madu itu sendiri.

Jangan salah bunda, saat ini banyak sekali madu yang beredar yang kita tidak tahu kejujuran penjualnya. Demi meraup uang kadangkala manisnya madu ditambah dengan madu singkong. Coba cari informasinya di google untuk lebih valid.

Sebaiknya untuk mengurangi efek samping madu gemuk anak, Anda bisa memastikan dengan cara :

  1. Apakah madu yang dijual adalah madu ternak, madu hutan atau madu hasil keduanya kemudian dicampur dengan bahan-bahan lain atau tidak.
  2. Apakah produk madu gemuk anak yang dijual sudah didaftarkan di dinas kesehatan untuk meyakinkan kita sebagai konsumen akan kualitas madu gemuk anak tersebut.

Jika produk madu gemuk anak benar-benar berkualitas, maka sangat sedikit ditemukan komplain pelanggan yang menyatakan madu gemuk anak yang dikonsumsi tidak bagus.

MADU GEMUK ANAK GIZIDAT KUALITAS BAGUS TANPA EFEK SAMPING

Agar tidak selalu gelisah dengan polemik efek samping madu gemuk Anak, mari kami perkenalkan Gizidat Madu Gemuk Anak Ekstrak Ikan Sidat, Curcuma Plus Probiotik.

Madu ini adalah Pioner / Madu No. 1 Pertama di Indonesia yang menggunakan bahan baku ikan sidat yang kandungan albumin dan proteinnya lebih baik dibandingkan dengan ikan salmon dan ikan gabus.

Bunda tidak perlu khawatir, Insya Allah Gizidat Madu Gemuk Anak ini tidak memiliki efek samping, karena Gizidat telah mendapatkan sertifikasi dari Dinas Kesehatan dan dinyatakan bahwa produk ini layak untuk dikonsumsi oleh anak-anak usia 1-12 tahun.

Gizidat Madu Gemuk Anak mengandung 4 komponen utama :

  • Madu Hutan / bukan madu ternak. Sehingga kualitas madu lebih baik, kayak akan flora dan organik. Didapatkan dari pedalaman hutan di kalimantan dan sumatra.
  • Curcuma
  • Ekstrak Ikan Sidat
  • Probiotik

Mengapa Menggunakan Ikan Sidat?

karena di dalam ikan sidat mengandung:

  1. vitamin B1, 25 kali lipat susu sapi
  2. vitamin B2, 5 kali lipat susu sapi
  3. vitamin A, 45 kali lipat susu sapi,
  4. kandungan zinc (emas otak) 9 kali lipat susu sapi.
  5. Protein Albumin, Omega 3 , 6, 9 Vitamin B dan Zinc.

Untuk merangsang tumbuh kembang anak terutama agar badan menjadi terlihat gemuk, maka gizidat diberi tambahan unsur temulawak / curcuma yang sudah sejak lama dan secara ilmiah diyakini memiliki efek yang bagus sekali untuk merangsang nafsu makan anak Anda.

Tidak cukup dengan itu, Madu Hutan yang ada di Gizidat juga mengandung probiotik yakni bakteri baik yang berfungsi untuk menyeimbangkan jumlah bakteri yang ada di usus Anak Anda.

Jika hanya terdapat sedikit saja bakteri probiotik yang ada dalam usus sang Anak, bisa dipastikan penyerapan sumber makanan akan menjadi kurang optimal sehingga gizi dan nutrisinya tidak bisa sepenuhnya bisa diserap oleh tubuh.

Sudah banyak testimoni mengenai gizidat ini loh bunda..jadi jangan khawatir mengenai efek samping madu gemuk anak. Asalkan bunda pakai gizidat…

nb : Gizidat madu anak karena mengandung ekstrak ikan sidat hanya tidak diperbolehkan untuk diberikan kepada anak-anak yang menderita alergi terhadap ikan laut dan alergi terhadap putik sari / madu atau ada riwayat semacam itu pada orangtuanya.

Segera Pesan Gizidat Sekarang Juga…………………

Perubahan Hormonal pada Anak

Hasil gambar untuk anak 2 tahun susah diatur

Dear Moms,

Pertumbuhan dan perkembangan anak menuju remaja diiringi dengan adanya perubahan hormonal pada anak. Tentu saja perubahan ini mengakibatkan adanya perbedaan secara fisik maupun fungsi metabolisme anak yang bersangkutan.

Perubahan paling utama adalah terkait dengan kematangan seksual anak. Pada anak laki-laki, mulai berfungsinya hormon seksual berupa androsteron dan testosteron dapat mengakibatkan adanya perubahan fisik berupa tubuh menjadi semakin jangkung, otot menguat, rahang mengeras dan tumbuh bulu di beberapa tempat seperti di area kemaluan, pada janggut dan juga kumis. Bulu lengan, kaki dan dada juga mulai tumbuh.

Selain itu pada anak laki-laki mulai tumbuh jakun dan suara menjadi berat dan lebih kasar. Anak lekai-laki yang mulai akil baligh juga mendapatkan mimpi basah. Ketertarikan kepada wanita juga mulai terjadi. Seorang laki-laki yang telah mengalami perubahan menjadi pria dewasa ini mulai tumbuh rasa tanggung jawab dan sikap mandiri.

Perubahan hormonal pada anak perempuan sering terjadi lebih dini dibandingkan anak laki-laki. Anak perempuan mulai mengalami masa pubertas dapat di kisaran usia 9 hingga 12 tahun, meskipun ada yang lebih lambat atau malah lebih dini dari usia tersebut, tergantung faktor gizi dan juga keturunan. Pada anak perempuan, pubertas ditandai dengan mulai tumbuhnya payudara, kulit menjadi semakin mulus, lekuk tubuh mulai nampak terlihat dan terjadi menstruasi untuk yang pertama kali. Seroang perempuan yang sudah mulai memasuki masa pubertas menjadi lebih sensitif perasaannya, semakin ingin dimanja, mulai timbul ketertarikan kepada pria, senang mematut diri di depan cermin dan lain sebagainya.

Memang antara pria dan wanita terjadi perbedaan rentang waktu mulainya masa pubertas. Pada anak wanita yag cenderung lebih cepat, sering menimbulkan keresahan ketika dirinya telah mengalami menstruasi ketika masih duduk di sekolah dasar, sementara rekannya laki-laki masih kekanak-kanakan dan belum memiliki tanggung jawab lebih. Terkadang perempuan yang sudah puber diolok-olok rekannya lelaki yang dpat menimbulkan rasa kurang percaya diri.

Perubahan hormonal  pada anak juga dapat diikuti dengan berbagai masalah seperti masalah timbulnya jerawat yang dapat mengakibatkan rasa rendah diri, namun dapat diatasi dengan cara rajin merawat wajah dan mengkonsumsi makanan bergizi sehingga daya tahan tubuh meningkat.

 

Oleh Sebab itu Moms sahabat Gizidat, jangan lupa dan harus rajin ya memperhatikan segala pubahan pada ananda tecinta. Biar anak kita makin yahuud……jangan lupa suplemen khusus madu yang mengandung Ekstrak Ikan Sidat yang kaya akan Omega 3 untuk stimulasi kecerdasan otak serta probiotik untuk ketahanan tubuhnya……………………..

Pentingnya Menjaga Kesehatan Pencernaan Anak

Hasil gambar untuk pencernaan anak
Tahukah Anda bahwa hanya 20% ibu di Indonesia yang sadar akan pentingnya kesehatan pencernaan anak? Jangan sampai Anda menjadi salah satunya. Di artikel ini Anda akan menemukan betapa pentingnya menjaga kesehatan pencernaan anak.

Bagaimana pencernaan menunjang tumbuh kembang anak

Data menunjukkan 55% bayi di Indonesia menderita setidaknya satu gangguan pencernaan, di antaranya, 16,26% menderita kolik, 30% sembelit (susah BAB) dan sisanya, diserang dengan gangguan regurgitasi (gumoh). Ketiga gangguan tersebut, sama-sama ditandai dengan tangisan yang berlebih pada anak.

Proses pencernaan secara umum dapat diartikan sebagai proses perubahan bahan makanan dalam tubuh dari ukuran yang besar dengan struktur yang kompleks menjadi zat yang sederhana sehingga dapat diserap oleh tubuh. Proses pencernaan sendiri sudah dimulai sejak makanan masuk kedalam mulut hingga akhirnya diserap oleh usus dan sisa kotorannya dibuang melalui dubur.

Proses pencernaan terjadi melalui proses mekanis (mengunyah, gerakan usus), proses kimiawi (enzim, zat asam, garam empedu), dan juga dibantu oleh bakteri baik yang terdapat dalam usus. Pencernaan dikatakan sehat jika tidak adanya gangguan saluran cerna baik gangguan bentuk maupun fungsi saluran cerna. Artinya, saluran cerna dapat menjalankan proses pencernaan seperti yang telah dijelaskan di atas dengan baik.

Kenapa kesehatan saluran pencernaan anak sangatlah penting?

Mengapa saluran cerna merupakan salah satu sistem yang sangat penting untuk menunjang tumbuh kembang anak? Jawabannya adalah karena nutrisi merupakan salah satu faktor terpenting untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangan anak, sehingga saluran cerna yang baik sangat diperlukan untuk menjamin penyerapan nutrisi dengan baik.

Tanpa saluran cerna yang sehat, proses pencernaan dan penyerapan zat gizi tidak dapat terjadi secara optimal sehingga dapat menghambat proses tumbuh kembang anak. Inilah alasan mengapa menjaga kesehatan saluran cerna anak merupakan salah satu kunci untuk mencapai tumbuh kembangnya yang optimal.

Peran ASI & MPASI untuk mendukung kesehatan pencernaan anak

Berbeda dengan sistem pencernaan orang dewasa yang sudah sempurna, sistem pencernaan anak masih dalam tahap perkembangan sehingga pemberian nutrisi pada anak harus memperhatikan usia anak.

Untuk bayi di bawah usia 6 bulan, ASI merupakan makanan terbaik bagi bayi. Susu formula diberikan jika ASI tidak tersedia. Pada usia ini bayi belum boleh mendapatkan makanan padat atau semi padat, karena saluran cernanya belum siap untuk menerima makanan tersebut. Pemberian makanan padat yang terlalu cepat pada anak berisiko menyebabkan masalah pada saluran cerna serta dapat mengganggu penyerapan nutrisi.

Untuk anak di atas 6 bulan, Makanan Pendamping ASI (MPASI) sudah mulai dapat diberikan kepada bayi secara perlahan sedikit demi sedikit. Pada bayi berusia 9 bulan, makanan rumah yang dihaluskan sudah mulai dapat diberikan. Pada usia 1 tahun, anak sudah dapat diberikan makanan rumah biasa.

Jangan memberikan susu sapi biasa, susu bubuk untuk anak lebih besar, atau susu kental manis pada anak di bawah usia 1 tahun, karena dapat menyebabkan gangguan pada saluran cerna dan ginjal anak. Pilihlah susu formula yang memang sudah dirancang khusus sesuai usia anak, sehingga kadar nutrisinya sesuai dengan kebutuhan dan kondisi saluran cerna anak. Selain itu, pilihlah susu formula yang mengandung probiotik karena dapat meningkatan kesehatan saluran cerna serta daya tahan tubuh anak.

Kebersihan tidak boleh dilupakan

Selain pemilihan jenis nutrisi yang tepat, agar pencernaan anak sehat, orangtua harus memperhatikan kebersihan. Hal tersebut meliputi kebersihan bahan makanan dan tangan orangtua saat menyiapkan susu atau makanan bagi anak, serta kebersihan alat masak dan alat makan (termasuk dot untuk bayi).

Perhatikan juga cara memasak yang benar, seperti cara menyiapkan susu dengan benar dan penggunaaan air matang untuk membuat susu anak. Jika anak memiliki gejala masalah pencernaan seperti diare, disentri, kembung, muntah, sembelit, dan sakit perut, segeralah hubungi dokter. Dengan saluran cerna yang sehat, penyerapan nutrisi anak pun akan bekerja dengan maksimal

Apakah Menelan Permen Karet Berbahaya untuk Anak?

Hasil gambar untuk toddler chewing gum

Ketika anak tidak sengaja menelan permen karet, apa yang harus dilakukan orangtua? Simak di sini ya..

Hampir semua orang sudah pernah menelan permen karet. Tapi beberapa anak pernah sampai harus ke dokter dikarenakan kudapan ini loh, Bunda.

Meskipun perut Anda sulit memproses permen karet dengan makanan lainnya di waktu yang bersamaan, sistem pencernaan Anda tetap akan bisa memprosesnya, Dengan menggunakan usus, permen karet juga tetap juga akan bisa berakhir menjadi pup.

Dilansir dari KidsHealth, berikut pemaparan mengenai apa yang sebenarnya terjadi dengan permen karet yang ditelan.

Kapan permen karet yang ditelan bisa menjadi sebuah masalah?

Meski jarang terjadi, menelan permen karet yang berukuran besar maupun yang kecil-kecil dalam waktu berdekatan dapat menyumbat saluran pencernaan.

Penyumbatan biasanya terjadi ketika permen karet tertelan bersama benda lainnya, seperti koin atau material yang tidak bisa dicerna seperti biji bunga matahari.

Kasus seperti itu paling banyak terjadi pada anak-anak, karena mereka tidak mengerti bahwa permen karet itu sebenarnya untuk dikunyah, bukan ditelan.

Namun dalam kasus umum, menelan permen karet kecil sesekali tidak akan menjadi masalah besar.

Apa yang sebenarnya terjadi dengan permen karet tersebut?

Permen karet terbuat dari campuran bahan yang alami dan sintetis (gum resin), pengawet, perasa, dan pemanis. Badan manusia dapat menyerap pemanis, seperti gula, dan ini dapat menambah asupan kalori yang tinggi jika Anda mengunyah banyak permen karet yang manis.

Akan tetapi sistem pencernaan manusia tidak bisa memproses gum resin. Zat ini bergerak melalui saluran pencernaan dengan dorongan dari aktivitas normal usus. Dan zat permen karet yang tidak bisa dicerna ini nantinya akan tetap keluar saat buang air besar.

Kapan anak boleh mengunyah permen karet?

Anak-anak sebaiknya tidak mengunyah kudapan ini sebelum mereka mengerti sepenuhnya bahwa penting untuk tidak menelan permen karet.

Tetapi sebagian besar anak-anak pada umur 5 tahun sebenarnya sudah paham bahwa permen karet berbeda dengan permen kunyah lainnya dan bukan untuk ditelan.

Haruskah anak-anak mengunyah permen karet?

Sesuatu yang berlebihan akan selalu menjadi masalah. Terkadang permen karet juga sulit dikunyah dan kebanyakan permen karet yang tidak bebas gula (sugar free) dapat menyebabkan gigi berlubang.

Pemanis dari permen karet bebas gula juga tidak baik karena mengandung sorbitol yang nantinya dapat menyebabkan diare.

Permen karet rasa kayu manis juga dapat membuat lapisan mulut Anda iritasi. Seperti yang telah Anda ketahui, ia akan terasa panas dan pedas di mulut.

Jika anak tetap ingin mengunyah permen karet, sebaiknya Bunda memilih permen karet bebas gula. Selain itu, jangan memakannya lebih dari 1 atau 2 kali sehari. Dan yang paling penting adalah jangan menelannya, melainkan langsung dibuang.

 

 

Anemia Bisa Sebabkan Turunnya IQ Anak Hingga 10 Persen

Hasil gambar untuk kid

Guru Besar Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) IPB Prof Dodik Briawan mengatakan anemia pada anak usia kurang dari dua tahun akan mengganggu perkembangan syaraf otak atau kemampuan kognitif bahkan bisa menurunkan IQ hingga 10 persen.

“Di Bogor, satu dari lima remaja mengalami anemia. Anemia dapat menurunkan 20 persen kemampuan kerja dan kemampuan kognitif. Dan, bersifat permanen,” kata Dodik dalam kegiatan praorasi guru besar IPB di Kampus Dramaga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (27/4/2017).

Ia menjelaskan, anemia merupakan masalah gizi mikro yang dialami hampir semua negara. Jumlah penderitanya diperkirakan mencapai dua miliar orang atau sepertiga dari populasi dunia. Penderita anemia paling banyak berasal dari Asia Selatan, Asia Tenggara, dan Afrika.

Secara umum, lanjutnya, 50 persen kejadian anemia karena kurangnya asupan zat besi sehingga sering disebut Anemia Gizi Besi atau AGB. Anemia sudah dikenal sejak pertengahan abad ke-16 di Eropa dengan nama chlorosis.

“Cara pengobatannya sudah diketahui saat ini dengan garam besi. Dalam satu hari kebutuhan manusia akan zat besi hanya 60 miligram per hari, dan bisa tercukupi dengan mengonsumsi daging, telur, dan ayam,” kata pakar gizi IPB ini.

Ia menyebutkan akan ada fenomena loss generation (kehilangan generasi) dan bisa mengakibatkan kematian karena menurunnya imunitas akibat anemia.

Baca juga : Herpangina, penyakit pada Bayi dan Anak yang membuatnya susah makan

AGB, lanjutnya, terjadi karena rendahnya kualitas konsumsi pangan. Sebagian besar penduduk Indonesia mengonsumsi beras 97,7 persen, sayuran 79,1 persen.

Pola diet yang dilakukan tersebut meningkatkan risiko anemia gizi besi, anemia karena infeksi dan penyebab lainnya seperti infeksi cacing dan malaria serta inflamasi karena TB dan HIV/AIDS.

Hasil penelitian mahasiswa Program Magister IPB tahun 2016 mengungkapkan bahwa estimasi kerugian ekonomi bangsa Indonesia terhadap kasus anemia mencapai Rp62 triliun atau setara dengan 0,711 persen PDB.

“Kerugian ekonomi pada anak balita dan sekolah sebesar Rp1,3 juta, remaja Rp830 juta, wanita dewasa Rp1,9 juta, dan laki-laki dewasa Rp2,8 juta per kapita per tahun,” katanya.

Dodik menambahkan, pemerintah telah melakukan beberapa program untuk menangani AGB, yakni melalui fortifikasi pangan, suplementasi zat besi, komunikasi, informasi dan edukasi (KIE) gizi, dan peningkatan kualitas konsumsi pangan.

“Bank Dunia tahun 2016 menyatakan bahwa dengan investasi satu dolar AS untuk perbaikan anemia pada kelompok wanita usia subur akan mengembalikan uang sebesar 12 dolar AS. Artinya investasi di bidang gizi khususnya anemia sangat menguntungkan,” kata Dodik, seperti dikutip dari Antara.

Herpangina, penyakit pada Bayi dan Anak yang membuatnya susah makan

Hasil gambar untuk kid

Herpangina pada bayi membuat mulutnya sariawan. Penyakit yang menyebabkan anak demam tinggi ini membuatnya susah menelan makanan.

Syifa mendadak demam tinggi, rewel dan susah makan. Sekalipun ia lapar dan ingin makan, rasanya mulutnya susah sekali mengunyah. Dokter bilang, apa yang terjadi padanya adalah herpangina.

Herpangina adalah sebuah penyakit yang disebabkan oleh virus yang sedang menyerang bayi. Infeksi virus ini juga termasuk dalam hand-foot-mouth disease (HFM atau penyakit yang menyerang tangan, kaki dan mulut).

Bayi seperti Syifa yang sedang terinfeksi herpangina akan mengalami luka kecil yang tampak melepuh di langit-langit mulut dan di bagian belakang tenggorokan. Penyakit ini juga bisa menyebabkan demam mendadak, sakit tenggorokan, sakit kepala, dan sakit leher pada bayi.

Penyebab Herpangina

Virus Enteroviruses adalah penyebab utama penyakit ini. Umumnya, virus ini menyerang saluran pencernaan bayi.

Namun, virus ini juga bisa menyerang anggota tubuh yang lainnya. Seperti mulut dan tenggorokan yang membuat bayi sulit menelan makanan.

Biasanya, sistem kekebalan tubuh menghasilkan antibodi untuk melawan infeksi. Antibodi adalah protein yang mengenali dan menghancurkan zat berbahaya, seperti virus dan bakteri.

Namun, bayi dan anak kecil belum memiliki antibodi yang tepat karena sistem kekebalan tubuhnya belum berkembang dengan sempurna. Hal inilah yang membuat anak di bawah usia 5 tahun jadi lebih rentan terhadap enterovirus daripada orang dewasa.

Sebuah virus coxsackieves, coxsackievirus kelompok B, enterovirus 71, dan echovirus. Virus ini sangat menular dan mudah menyebar dari orang ke orang, terutama di sekolah dan tempat penitipan anak.

Bayi yang terinfeksi herpangina akan gampang menularkan virusnya pada minggu pertama infeksi. Infeksi juga dapat menyebar melalui kontak dengan orang yang terinfeksi lewat bersin atau batuk.

Selain itu, virus ini bisa menyebar melalui tinja maupun tetesan cairan dari orang yang sedang terkena herpangina. Virusnya juga bisa hidup di berbagai benda seperti meja dan mainan selama beberapa hari.

Ciri penyakit Herpangina

Berikut beberapa ciri penyakit herpangina yang menyerang bayi:

  • Demam mendadak
  • Sakit tenggorokan
  • Sakit kepala
  • Sakit leher
  • Bengkak pada kelenjar getah bening
  • Kesulitan menelan
  • Kehilangan selera makan
  • Bayi banyak meneteskan air liur
  • Muntah

Anda harus segera membawa bayi ke dokter jika ada gejala seperti berikut:

  • Demam yang tak kunjung turun hingga 40°C
  • Lecet pada mulut dan sakit tenggorokan lebih dari 5 hari
  • Menunjukkan gejala dehidrasi seperti mulut kering, kurang air mata, kelelahan, jarang buang air kecil, urine berwarna gelap, dan mata bayi yang jadi lebih cekung.

Cara mencegah herpangina

Setelah buang air besar maupun kecil, usahakan agar selalu mencuci tangan dengan sabun agar virus tak dapat berpindah ke benda lain yang Anda pegang setelahnya. Baiknya gunakan masker maupun menutup mulut saat sedang bersin dan batuk agar tak ada virus penyebab herpangina yang mengintai anak kita.

Saat anak terkena herpangina, seringlah cuci tangan dengan cairan desifektan yang steril agar virus tak menyebar kemana-mana. Terutama setelah mengganti popok bayi.

Jangan lupa untuk membersihkan mainan anak-anak dan benda lainnya di rumah agar terhindar dari virus lainnya. Benda-benda di sekitar bayi memang perlu disterilisasi secara berkala, terutama setelah anak mengidap penyakit yang disebabkan oleh virus.

Artikel terkait: Khasiat Madu Sebagai Sumber Probiotik Alami

Selain itu, hindari keramaian seperti sekolah dan tempat bermain saat anak sedang terinfeksi virus penyebab herpangina. Karena ia nanti akan menularkannya pada anak lainnya.

Cara menyembuhkan

Baiknya, selalu gunakan resep dokter ketika hendak memilih jalur medikasi saat menangani herpangina. Apalagi jika demam yang dialami sudah lebih dari 5 hari.

Biasanya dokter akan meresepkan ibuprofen atau asetaminofen. Obat-obat ini dapat mengurangi rasa sakit dan mengurangi demam.

Jangan menggunakan aspirin untuk mengobati gejala infeksi virus pada anak-anak atau remaja. Karena dapat menyebatkan sindrom Reye.

Penyakit tersebut dapat mengancam jiwa dan menyebabkan pembengkakan mendadak di hati dan otak. Anda harus mengatakan dengan jujur penyakit apa saja yang pernah dialami oleh anak ketika sedang periksa.

Beberapa dokter akan memberikan anestesi topikal. Misalnya lidokain yang dapat mengurangi sakit tenggorokan dan sakit mulut lainnya yang terkait dengan herpangina.

Dehidrasi membuat dokter akan menganjurkan orangtua agar dapat memberikan asupan cairan pada anak. Penting untuk minum banyak cairan selama pemulihan, terutama susu dingin dan air.

Makan es krim yang tidak mengandung banyak pemanis buatan juga bisa membantu menenangkan sakit tenggorokan. Hindari minuman yang mengandung sitrun dan minuman panas karena dua jenis makanan tersebut bisa membuat gejala menjadi lebih buruk.

Penyakit ini bukanlah penyakit permanen yang mengancam jiwa anak hingga ia dewasa. Dengan penanganan cepat, anak akan sembuh dalam waktu 10 hari.

Jadi, sedia selalu termometer di rumah agar Anda dapat segera memutuskan waktu yang tepat untuk membawa anak ke dokter. Semoga si kecil cepat sembuh dan sehat selalu ya, Moms………………..

 

Jangan Panggil Anak Mamah “Gemuk”

Hasil gambar untuk anak gemuk

Studi menemukan julukan “gemuk” dapat menimbulkan luka psikologis pada anak dan mereka punya kemungkinan jadi lebih gemuk di masa depan.

Anak yang disebut terlalu gendut oleh orangtuanya menjadi lebih gemuk saat dewasa ketimbang anak dengan berat serupa yang tidak dijuluki gendut oleh orangtuanya.

Disebut kegemukan juga membuat usaha anak untuk diet jadi gagal.

Eric Robinson dari Liverpool University dan Angelina Sutin dari Florida State University menganalisis dua studi di mana mereka memantau perkembangan anak.

Studi pertama, Longitudinal Study of Australian Children, melacak berat badan anak dari 4.983 keluarga dari usia empat atau lima hingga 14 atau 15 tahun.

Selama studi berlangsung, orangtua ditanya apakah mereka menganggap anak mereka terlalu kurus, berat badan normal, sedikit gemuk, dan kegemukan.

Baca Juga : 5 Alasan Penting Kenapa Harus Memilih GIZIDAT Buat Anak

Penulis itu mengungkapkan “anak yang disebut kegemukan pada usia 4 atau 5 menjadi lebih gemuk pada dekade berikutnya, karena mereka menganggap mereka memang terlalu gemuk”.

Anak-anak itu juga “berusaha mengurangi berat badan lebih sering lewat diet pada usia 12 atau 13 ketimbang mereka yang dianggap punya berat badan normal saat kecil”.

Satu dari lima anak dalam studi termasuk kategori kegemukan atau obesitas, meski 86 persen dari orangtua mereka menganggap anaknya punya berat badan normal.

Pada studi kedua pada 8.568 keluarga di Irlandia, perkembangan anak dilacak pada usia 9 dan 13 tahun.

Saat berusia 9 dan 13 tahun, orangtua diwawancara dan ditanyai apakah mereka menganggap anaknya punya berat badan normal, terlalu kurus atau terlalu gemuk.

Studi kedua punya hasil serupa dengan studi di Australia.

Dibandingkan dengan anak yang dianggap punya berat badan normal oleh orangtuanya, anak yang dianggap kegemukan pada usia 9 “punya berat badan lebih berat pada usia 13 tahun”.

Seperti studi pertama, anak-anak yang dijuluki gemuk juga lebih sering berusaha diet, seperti dilansir Daily Mail.

Banyak dari orangtua yang tidak menganggap anaknya gemuk, meski indeks massa tubuh sepertiga anak-anak menunjukkan mereka kegemukan atau obesitas.

Dari anak-anak yang kegemukan, lebih dari setengah (55 persen) dianggap punya berat badan normal oleh orangtuanya, sementara 44 persen dianggap kegemukan.

6 Manfaat Garam Himalaya: Si Kristal Pink yang Menyehatkan

garam himalaya

6 Manfaat Garam Himalaya: Si Kristal Pink yang Menyehatkan

Apakah Anda pernah mendengar jenis garam lain selain garam meja yang biasa Anda pakai saat masak? Ya, di dunia ini terdapat berbagai jenis garam. Salah satunya adalah garam Himalaya yang akan kita bahas. Garam ini tidak berwarna putih seperti yang sering Anda lihat, tetapi mempunyai warna pink. Ingin tahu lebih lanjut tentang garam ini? Simak penjelasannya berikut ini.

Apa itu garam Himalaya?

Garam Himalaya tidak sembarangan bisa Anda dapatkan. Garam ini bukan berasal dari laut seperti garam biasa, tetapi garam ini berasal dari tambang garam terbesar kedua di dunia yang bernama Khewra Salt Mine yang berada di kaki pegunungan Himalaya, Pakistan. Garam Himalaya merupakan salah satu garam paling murni yang ada di dunia. Garam ini terkubur selama ribuan tahun di bawah lapisan lava, salju, dan es.

Oleh karena itu, warna garam ini berbeda dengan warna garam lainnya. Warna pink atau merah muda yang dimiliki garam ini berasal dari kandungan zat besi yang ada di dalamnya. Jika Anda menaburkan garam Himalaya ke dalam makanan Anda, maka makanan Anda akan berubah warna menjadi lebih menarik.

Apa saja manfaat garam Himalaya?

Garam Himalaya mempunyai banyak manfaat. Beberapa manfaat yang bisa Anda dapatkan dari konsumsi garam Himalaya adalah:

1. Mengandung banyak mineral

Garam pink ini mengandung banyak sekali mineral. Hal ini bisa dilihat dari warna yang dimilikinya. Garam ini mengandung hampir 80 mineral yang berbeda. Selain kandungan zat besi yang memberikan warna pink, garam ini juga mengandung mineral magnesium, kalsium, kalium, fosfor, klorida, boron, fluoride, yodium, seng, selenium, tembaga, dan masih banyak lagi. Mineral-mineral ini tentu diperlukan untuk tubuh. Namun, sebesar 97% garam Himalaya terdiri dari natrium klorida, dan sisanya 3% adalah mineral lain dalam konsentrasi kecil.

2. Mengandung antimikroba

Antimikroba dalam garam selama ini dimanfaatkan untuk mengawetkan makanan. Namun, lebih dari itu ternyata antimikroba dalam garam juga bermanfaat untuk kesehatan kita. Antimikroba dalam garam dapat digunakan tubuh untuk membantu melawan infeksi. Selain itu, penelitian juga telah membuktikan bahwa asupan natrium tinggi yang diperoleh dari garam dapat meningkatkan respon kekebalan tubuh dan mempercepat masa penyembuhan pada tikus.

Oleh karena itu, konsumsi garam Himalaya atau garam lainnya dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan membantu tubuh melawan infeksi. Selain itu, menggunakan garam Himalaya untuk mandi atau dioleskan ke kulit juga dapat membantu mencegah pertumbuhan bakteri dan jamur di kulit.

3. Mempertahankan hidrasi tubuh

Seperti yang kita tahu, tubuh mengandung garam elektrolit untuk menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh dan menjaga hidrasi tubuh. Sehingga, konsumsi garam Himalaya juga dapat membantu tubuh dalam menjaga keseimbangan cairan dan hidrasi. Hal ini membantu tubuh dalam memperlancar komunikasi sinyal saraf dan membantu fungsi otot. Dengan mengonsumsi natrium dalam jumlah yang tepat, artinya Anda juga membantu tubuh dalam mencegah kram otot dan masalah otot lainnya.

4. Menyeimbangkan pH tubuh

Selain membantu menyeimbangkan cairan dalam tubuh, natrium juga membantu dalam menyeimbangkan pH tubuh. Natrium dapat menetralkan asam dalam tubuh, sehingga dapat menyeimbangkan pH dalam tubuh. Sehingga, jika Anda mengonsumsi garam Himalaya yang mengandung natrium, Anda juga akan mendapatkan manfaat ini.

Dengan menyeimbangkan pH tubuh, Anda turut mencegah menurunnya kekebalan tubuh, hilangnya kepadatan tulang, dan batu ginjal. Garam Himalaya juga dapat digunakan sebagai antasida karena bisa menetralkan asam lambung yang berlebihan.

5. Detoksifikasi

Berendam dalam air hangat yang ditambahkan garam Himalaya juga dapat membantu tubuh dalam mengeluarkan racun. Garam ini dapat membantu menarik racun keluar dari kulit dan jaringan lemak. Berendam garam Himalaya juga dapat membantu melemaskan otot-otot Anda yang tegang setelah beraktivitas. Hal ini membuat tubuh Anda menjadi lebih segar dan berenergi.

6. Manfaat lain

Manfaat lain dari garam Himalaya yaitu untuk meningkatkan kemampuan tubuh dalam menyerap nutrisi dari makanan, menjaga kesehatan pembuluh darah, kekuatan tulang, fungsi saluran pernapasan, ginjal, dan kandung empedu.

Apa bedanya dengan garam biasa (garam meja)?

Tidak seperti garam meja yang biasa Anda pakai masak, garam Himalaya tidak mengalami pemrosesan. Sehingga tidak ada zat tambahan yang ditambahkan ke dalamnya. Hal ini membuat garam Himalaya sangat murni dan mempunyai konsentrasi mineral dan warna yang masih alami.

Selain itu, garam ini juga mengandung lebih sedikit natrium dibandingkan dengan garam meja. Dalam seperempat sendok teh, garam meja mengandung 600 mg natrium, sedangkan garam Himalaya mengandung 420 mg natrium. Hal ini menjadikan garam Himalaya dapat membantu Anda dalam mengontrol tekanan darah. Garam Himalaya baik dikonsumsi oleh orang dengan tekanan darah tinggi, gagal jantung kongestif, penyakit ginjal, atau sirosis hati.

Asupan natrium yang berlebihan dalam tubuh tentu tidak baik. American Heart Association merekomendasikan asupan natrium tidak lebih dari 2300 mg/ hari untuk semua orang dan batas konsumsi natrium tidak lebih dari 1500 mg/ hari untuk orang dewasa, terutama yang mempunyai masalah dengan tekanan darah.

©2019 Madu Gizidat. Beautiful Creation by Geraima